Dari Natoni hingga Bose, Jemaat Kusi Mata – Jemaat Esa Kusi Sukses Satukan Budaya dan Iman dalam Satu Ibadah

Avatar photo
Reporter : Marfin Editor: Marfin
IMG 20260531 WA0078

 

Adapun kegiatan yang ditampilkan meliputi menumbuk jagung yang diolah menjadi bose, meniti jagung untuk dijadikan nasi titi, memasak kacang santan sebagai pelengkap nasi titi, mengolah labu lilin dan ubi kayu yang disajikan bersama parutan kelapa, membuat kue jagung dan laku banu, mengolah makanan tradisional berupa u saku dan u maula, menenun kain ikat, menampilkan kegiatan tutas tobe, serta membuat anyaman tikar, nyiru, dan bakul dari daun lontar. Selain itu, jemaat juga memperagakan kegiatan menjahit kain meja, sarung bantal, dan merajut tutup dulang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

 

Sementara itu, ibadah penutupan Bulan Budaya dan Bahasa dipimpin oleh Penatua Sefrit Betti dan idabat berjalan dengan aman tertib hingga selesai.

 

Sementara itu , Pendeta Yosni.ST,h memberikan apresiasi atas kreativitas jemaat yang berhasil menghadirkan kembali kekayaan budaya yang kini mulai jarang dikenal oleh generasi muda.

 

Menurutnya, parade budaya tersebut memberikan gambaran nyata tentang kehidupan para leluhur Atoni Pah Meto yang hidup dalam kesederhanaan, kerja keras, rasa syukur, dan semangat kebersamaan dalam mempertahankan kehidupan.