Demokrasi yang matang bukan demokrasi tanpa protes, melainkan demokrasi yang memungkinkan protes, dialog, dan evaluasi berlangsung secara bertanggung jawab. Pemerintah harus bersedia mendengar dan memperbaiki kebijakan, sementara masyarakat perlu memastikan bahwa kritik yang disampaikan memiliki substansi dan arah penyelesaian.
Generasi muda memiliki kesempatan besar untuk memperkuat kualitas demokrasi tersebut. Bukan dengan menghindari perbedaan, melainkan dengan mengelolanya secara dewasa; bukan dengan membungkam kritik, melainkan dengan memperkuat argumentasinya; dan bukan dengan menjadikan mobilisasi sebagai tujuan, melainkan dengan memastikan setiap tindakan memiliki alasan yang jelas.
Sebab, menjaga bangsa tidak cukup dengan keberanian untuk bersuara. Ia juga membutuhkan kecermatan untuk memahami, kedewasaan untuk menimbang, dan tanggung jawab untuk menentukan langkah. Di tengah derasnya arus opini, kemampuan berpikir jernih justru menjadi salah satu bentuk keberanian yang paling dibutuhkan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












