Opini  

Teguh untuk meneguhkan PWI

Avatar photo
Reporter : Hendro zaky Editor: Redaksi
IMG 20250818 WA0022

Foto: Teguh Santosa dan penulis pada acara peluncuran buku Buldozer dari Palestina dan Perdamaian yang Buruk, Perang yang Baik, Minggu (30/7/2023) di di Jaya Suprana School of Performing Arts, Mall of Indonesia di Jakarta.

Oleh Hendro Saky Ketua JMSI Aceh

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

BANDA ACEH, Flobamora-News.com  – Induk organisasi profesi wartawan Indonesia, PWI sempat limbung. Dualisme kepemimpinan, saling klaim soal keabsahan, berujung pada ricuh tak berkesudahan. Baiklah, kita tak bahas lagi soal konflik itu darimana akarnya. Namun, dikemas lewat kongres persatuan pada 30-31 Agustus 2025, ada semangat rekonsiliasi, yakni meneguhkan yang tercerai berai.

Persis, 21 Juli 2025, jam 20.18 WIB, Teguh Santosa, hubungi penulis. Lewat panggilan WhatsApp, Dosen UIN Syarif Hidayatullah itu mengatakan bahwa, dirinya akan maju sebagai calon Ketua Umum PWI, bagaimana pendapatmu, cecarnya tanpa memberi kesempatanku untuk berpikir.

Sontak, tentu saja aku kaget atas pertanyaan itu, mesti kabar ihwal majunya Teguh di internal Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), seperti angin mamiri, sebagai simbol kelembutan dan kerinduan yang menitipkan pesan lewat angin. Sejuknya terasa, tapi tak terlihat.

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama Flobamora-News.Com Dengan JMSI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JMSI.