Foto: Teguh Santosa dan penulis pada acara peluncuran buku Buldozer dari Palestina dan Perdamaian yang Buruk, Perang yang Baik, Minggu (30/7/2023) di di Jaya Suprana School of Performing Arts, Mall of Indonesia di Jakarta.
Oleh Hendro Saky Ketua JMSI Aceh
BANDA ACEH, Flobamora-News.com – Induk organisasi profesi wartawan Indonesia, PWI sempat limbung. Dualisme kepemimpinan, saling klaim soal keabsahan, berujung pada ricuh tak berkesudahan. Baiklah, kita tak bahas lagi soal konflik itu darimana akarnya. Namun, dikemas lewat kongres persatuan pada 30-31 Agustus 2025, ada semangat rekonsiliasi, yakni meneguhkan yang tercerai berai.
Persis, 21 Juli 2025, jam 20.18 WIB, Teguh Santosa, hubungi penulis. Lewat panggilan WhatsApp, Dosen UIN Syarif Hidayatullah itu mengatakan bahwa, dirinya akan maju sebagai calon Ketua Umum PWI, bagaimana pendapatmu, cecarnya tanpa memberi kesempatanku untuk berpikir.
Sontak, tentu saja aku kaget atas pertanyaan itu, mesti kabar ihwal majunya Teguh di internal Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), seperti angin mamiri, sebagai simbol kelembutan dan kerinduan yang menitipkan pesan lewat angin. Sejuknya terasa, tapi tak terlihat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












