Foto: Kepala Desa Saenam Fransiskus Xaeverius Nofu.
Kefamenanu, Flobamora-News.com – Di perbatasan Negara Timor Leste dan Republik Indonesia (RI) Jalan Sabuk Merah hadir sebagai salah satu infrastruktur penting yang dapat membuka peluang baru untuk perekonomian lokal. Dengan adanya jalan ini, masyarakat dapat menikmati berbagai manfaat, seperti peningkatan aksesibilitas, kesempatan usaha, dan harga komoditi semakin stabil. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Fransiskus X. Nofu di ruang kerjanya di Desa Saenam Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada, 28 Juli 2025 yang lalu.
Menurut Kepala Desa Fransiskus X. Nofu bahwa jalan Sabuk Merah ini menghubungkan Desa Haumeniana, Desa Nilulat, Desa Tubu, Desa Manusasi, Desa Saenam, dan Desa Taninifu. Pekerjaan jalan ini sangat membawa manfaat bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan ekonomi.
“Jalan Sabuk Merah dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar daerah, sehingga mempermudah masyarakat untuk melakukan aktivitas ekonomi. Dengan adanya jalan ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses pasar, harga penjulaan hasil bumi semakin stabol , dan fasilitas lainnya, sehingga meningkatkan kesempatan usaha”, ungkap Fransiskus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










