Diminta Ambil Alih Kasus KKN di Nagekeo, KPK: Kami Tidak Mau Masuk Dapur Orang Lain

1725272433462
Kepala Satuan Tugas Koordinasi Supervisi KPK Wilayah 5, Dian Patria didampingi Penjabat Bupati Nagekeo Raymundus Nggajo saat beraudiens bersama Aliansi masyarakat Nagekeo menggugat di loby Kantor Bupati Nagekeo, Photo dok: Flobamoranews.com

Nagekeo, Flobamoranews.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ) RI diminta untuk ambil alih sejumlah kasus dugaan KKN di Kabupaten Nagekeo. Hal itu lantaran beberapa kasus dugaan KKN di Kabupaten Nagekeo yang ditangani aparat penegak hukum baik Polisi maupun Kejaksaan tidak sampai tuntas.

Demikian permintaan itu disampaikan sejumlah anak muda yang tergabung dalam aliansi masyarakat Nagekeo menggugat saat beraudiensi dengan perwakilan KPK di loby Kantor Bupati Nagekeo Senin 2 September 2024.

“Pokoknya kami meminta agar KPK segera melakukan supervisi dan ambil alih sejumlah kasus korupsi di Nagekeo” demikian Kristian Minggu salah satu perwakilan masyarakat Nagekeo menggugat di hadapan Kepala Satuan Tugas Koordinasi Supervisi KPK Wilayah 5, Dian Patria .

Aliansi masyarakat Nagekeo menggugat membeberkan beberapa kasus dugaan korupsi di Nagekeo mulai dari pengadaan perbekalan Covid-19 di Dinas Kesehatan yang mana masker tidak sesuai spesifikasi, dana tanggap darurat pada BPBD, kasus pasar Danga, kajian bandara hingga dugaan intimidasi minta proyek oleh Jaksa.



Exit mobile version