Salah satunya, membeli obat-obat pada RSUD Gabriel Manek karena mereka defisit anggaran untuk pengadaan obat-obatan dan juga untuk membayar sisa Insentif Dokter di RSUD.
Dijelaskan, Insentif Dokter dan pembelian Obat-obatan sesuai dengan regulasinya ditanggung oleh APBD Kabupaten Belu.
Terkait gesekan ini, Theodorus malah mempertanyakan keberpihakan Bupati Belu. Ia menilai, kalau Bupati peduli terhadap Teko, mengapa membiarkan begitu banyak tenaga kontrak kesehatan yang tidak dibiayai APBD?
“Kalau bilang dia selamatkan uang rakyat untuk kepentingan tenaga kontrak, maka ini merupakan model pencitraan untuk kepentingan Pilkada ke depan. Ini bagian dari pencitraan. Kita mengalokasikan anggaran juga pada program prioritas,” ujarnya.
Reporter: Ricky Anyan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












