SOE, Flobamora-news.com – Kegiatan bimbingan teknis guru utama revilitasi bahasa daerah (bahasa dawan) yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provnsi Nusa Tenggara Timur dimulai tanggal 26 mei sampai dengan 29 mei 2025. Uap Meto (Bahasa Dawan) guru harus lestarikan di sekolah. Hal ini disampaikan oleh Dr. David Natun di Aula Hotel Bahagia 2 Soe, Kabupaten Timor Tengah Telatan (TTS).
Sasaran kegiatan ini adalah guru satuan pendidikan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di kabupaten TTS. Dihadiri oleh 35 guru SD dan 35 guru SMP. Total peserta yang mengikuti kegiatan bimtek 70 orang guru. Balai Bahasa mendatangkan pemateri dari pegiat Literasi Uab Meto (Bahasa Dawan) dan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTS.
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten TTS, Musa Benu mengatakan bahwa bahasa daerah sebagai dasar pembelajaran muatan lokal (Mulok) di sekolah dan strategi implementasinya di kabupaten TTS. Mengapa perlu adanya upaya revitalisasi bahasa daerah?.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












