Gadis Cantik Asli Timor Leste Bercampur Atambua Ikhlas Mengabdi di Pedalaman Papua

Avatar photo
20190627 095549

IMG 20190627 WA0016

Saya menangis pertama kalinya mau di bahwa kemana nasib anak anak ini? Mau salahkan siapa? Kondisi sekolah yang terbatas dgn segala fasilitasnya. Ruangan cuma 3 sehingga harus bercampur, atau karena kurangnya tenaga pendidik? atau karena malasnya pendidik turun tinggal di daerah sejuta rawa dan ikan betik itu?

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Yang pasti bukan salah anak didik saya. Hal kecil tapi sangat miris ketika di dengar.

Beda dgn sekarang semenjak bulan Februari 2019, anak-anak didik saya mengalami banyak perubahan. Mereka punya mimpi yg sangat besar. Mereka berkata: Ibu sa su cape ka begini terus saya mau naik pesawat kayak bapak2 dorang di jakarta sana, naik mobil mewah, sa tra pernah naik mobil Ibu guru, sa mau tidur di atas spon, Sa mau minum air bersih, Sa mau jadi orang hebat ibu…

Dengan niat mengubah nasib mereka giat belajar walau kadang dengan segala keterbatasan buku mereka tetap harus mau latihan membaca dan menulis. Mereka mau lakukan semuanya sebab mereka mulai paham pendidikan itu merupakan pedoman menuju kehidupan yang layak.