Harapanya inspektorat manggarai timur, jelih dalam mengaudit dana desa, khususnya desa compang deru yang akhir-akhir ini hangat dibicarakan masyarakat luas. “Tutup Harsensius ”
Sementara itu mantan ketua ikatan mahasiswa pelajar lamba leda-kupang (IKMPL-K), Robertus walang mengatakan, inspektorat harus transparan dalam melakukan audit pengelolaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) lebih khusus desa compang deru.
Menurut robertus Inspektorat Kabupaten manggarai timur masih lemah dalam melakukan pengawasan pengelolaan dana desa.
” nasi bungkus basi yang masih tertutup rapi, tapi baunya tercium dimana-mana, nah, yang bisa mencari nasi tersebut adalah inspektorat”, ujar robertus.
” saya menduga ada gangguan sistem saraf pusat di dalam bingkai inspektorat manggarai timur, sehingga tidak mampu lagi befikir untuk kepentingan masyarakat. ada konsipirasi besar besaran inspektorat dengan kepala Desa Compang Deru. Dugaan ini kuat ketika inspektorat manggarai timur tidak transparan pada saat audit di desa compang deru, sehingga tidak mampu untuk berfikir dan bekerja sesuai topoksinya”, pungkas robertus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












