Menurut pria yang pernah mengenyam pendidikan pasca Sarjana di Australia ini kegiatan sosialisasi tersebut melibatkan pihak Desa tujuannya adalah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah ingin berkolaborasi dengan pemerintah desa dalam membuat peta jalan ke depan yang mana gedung Perpustakaan Nagekeo menjadi rumah peradaban sementara miniatur peradaban ada di setiap desa.
“Desa dengan potensi yang ada mengembangkan suatu konsep rumah peradaban di desa dalam bingkai kolaborasi bersama BUMDES maupun lembaga-lembaga lainnya” ujarnya.
Luncurkan Aplikasi iNagekeo
Selain menjadikan gedung perpustakaan sebagai pusat peradaban, di tangan Seri Babo yang dibantu beberapa pemikiran cerdas dan inovatif seperti Angela De Merici Bey, selaku Kabid Pembinaan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca dan juga Azis Ajo Bupu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo juga meluncurkan aplikasi iNagekeo.
Aplikasi yang dapat diakses menggunakan android ini bisa didownload dari Play store. Aplikasi ini membuat begitu banyak referensi tentang Nagekeo baik itu sejarah maupun peradaban dan budaya serta potensi-potensi yang ada di Nagekeo.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












