Sebagai mahasiswa yang pernah menjalankan International Relations Enrichment Program, Ken memahami betul bahwa membangun hubungan kemasyarakatan internasional yang kuat haruslah berakar dari kepekaan dan solidaritas sosial yang kokoh di tanah air sendiri.
“Aksi peduli sosial ini adalah wujud nyata dari apa yang kami pelajari. Kami belajar untuk menciptakan hubungan kemasyarakatan yang harmonis, dan itu dimulai dengan merangkul mereka yang paling membutuhkan perhatian,” ungkap Ken.
Melalui bantuan ini, Ken menyelipkan harapan mendalam agar bentuk perhatian tersebut dapat meringankan sedikit beban orang tua yang berjuang merawat, serta menghadirkan sukacita bagi sang anak di Pathau. Ia juga menekankan bahwa perhatian terhadap anak-anak disabilitas berat merupakan tanggung jawab moral bersama yang sudah sepatutnya diprioritaskan, baik oleh pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.
Langkah kecil yang diinisiasi oleh Ken membuktikan bahwa jarak geografis bukanlah penghalang untuk saling berbagi kasih dan menghadirkan senyuman bagi mereka yang membutuhkan. Aksi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk peka dan peduli terhadap isu-isu sosial di sekitarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












