Jakarta, FlobamoraNews.com– Ketika bangsa kita menggenjot re-industrialisasi dan hilirisasi di era pemerintahan Prabowo Subianto, secara substansial mesti ditopang dengan suplai energi yang memadai dan menjangkau hingga pelosok daerah se-Nusantara.
Namun pasokan energi ini harus merupakan energi hijau yang menunjang industri hijau.
Dampak lingkungan hidup dalam proses pengadaan suplai energi hijau ini patut menjadi landasan utama agar hidup masyarakat setempat tidak terganggu.
Demikian hal itu diutaraka Ilham Habibie pada diskusi yang diselenggarakan Forum Dialog Nusantara (FDN) di Perpustakaan Habibie dan Ainun, Jakarta, Jumat (18/7/2025).
Hal itu diperkuat oleh pernyataan Gubernur NTT, Emanuel Melkiade Laka Lena yang juga hadir sebagai narasumber kunci pada acara tersebut.
Gubernur Melki menegaskan bahwa transformasi energi saat ini harus menjadi perhatian utama pemerintah dan perlu kajian yang mendalam agar tidak terjadi mispersepsi di masyarakat NTT.
Gubernur Melki menyinggung bahwa gelombang penolakan terhadap proyek geothermal di NTT disebabkan oleh beberapa alasan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












