Lindungi PPPK, Pemerintah Pusat dan Pemprov NTT bersama Pemkab/Pemkot se-NTT Bahas Pengelolaan Keuangan Daerah

Reporter : Humas NTT Editor: Redaksi
IMG 20260401 WA0186

Selain itu, sejumlah usulan strategis juga mengemuka, antara lain: penyesuaian batas belanja pegawai menjadi lebih realistis bagi daerah seperti NTT; dukungan pemerintah pusat dalam pembiayaan gaji ASN, khususnya PPPK; peningkatan fleksibilitas Dana Alokasi Khusus (DAK); penyederhanaan perizinan sektor potensial guna mendorong peningkatan PAD; serta penguatan kebijakan afirmatif bagi daerah dengan kapasitas fiskal rendah.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah pusat menawarkan solusi yang mencakup dua pendekatan utama, yaitu pengendalian belanja pegawai dan peningkatan pendapatan daerah.

Optimalisasi PAD menjadi salah satu fokus utama, melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, digitalisasi sistem pendapatan, penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta inovasi daerah berbasis potensi unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Selain itu, pemerintah pusat juga mendorong berbagai alternatif pembiayaan pembangunan daerah, antara lain melalui pemanfaatan PAD, dana transfer, penguatan BUMD dan BLUD, optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), skema pinjaman daerah, obligasi dan sukuk daerah, Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU), pemanfaatan CSR, serta sinergi dengan anggaran kementerian/lembaga.

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama Flobamora-News.Com Dengan Humas Provinsi NTT. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Humas Provinsi NTT.


Exit mobile version