Opini  

MBG: Pilar Peradaban dan Kompas Kemajuan Bangsa

Avatar photo
Reporter : Ari Supit
IMG 20250906 WA0030 1

Presiden Prabowo Subianto, dalam pidato pada 29 September 2025, menegaskan:

“Ada kekurangan? Ada. Tapi manfaatnya sangat-sangat besar. Dalam 11 bulan pelaksanaan, MBG telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat dan menyelamatkan sekitar Rp300 triliun dari beban sosial”

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Beliau juga menyoroti bahwa tingkat penyimpangan dalam pelaksanaan MBG sebesar 0,00017 persen dari seluruh distribusi makanan.

Melihat Masalah dengan Akal Bening, Bukan Emosi Sesaat

Tidak dapat dipungkiri, BGN dan MBG menghadapi banyak tantangan. Ada kelemahan di lapangan, kesenjangan implementasi, dan hambatan birokrasi yang membuat frustrasi sebagian orang. Namun, apakah jalan keluar terbaik adalah membongkar seluruh sistem?

Menghentikan BGN hanya karena ada cacat ibarat merobohkan rumah karena dindingnya retak. Rumah itu perlu diperbaiki, diperkuat fondasinya — bukan diruntuhkan hingga kita tidur di jalanan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, bahkan menegaskan bahwa Presiden telah memberi instruksi jelas:

“SPPG harus dilengkapi koki terlatih, alat rapid test, sterilisasi food tray, filter air, dan CCTV yang terhubung ke pusat pengawasan”