Daerah  

Mengapa Pemkab Nagekeo Belum Juga Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Mauponggo? 

Avatar photo
IMG 20250909 161330
Wakil Bupati Nagekeo didampingi Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Salichin meninjau langsung lokasi banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Photo dok: FlobamoraNews

Fokus Buka Akses Masuk

Meski status tanggap darurat bencana belum ditetapkan, akan tetapi, sehari setelah terjadinya bencana banjir bandang, Pemkab Nagekeo bergerak cepat. Wakil Bupati Gonzalo turun langsung ke lapangan meninjau lokasi. Saat ini Pemkab Nagekeo melalui BPBD dan lintas SKPD fokus membuka akses masuk menuju titik lokasi. Hal ini bertujuan untuk mempermudah jalur distribusi logistik sebab akses jalan menuju lokasi bencana terputus total.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Kemari saya pimpin langsung kami sampai di lokasi, sudah saya minta dengan cara apapun lewat jalur manapun harus sampai di lokasi titik bencana” tegas Gonzalo.

Saat ini kata Gonzalo, Pemkab Nagekeo menyalurkan bantuan logistik berupa bahan makanan, tenda, tanki air ke sejumlah titik bencana di Kecamatan Mauponggo guna membantu masyarakat terdampak. “Hari ini bantuan logistik sudah bisa dipastikan sampai di titik pusat bencana” ujar Gonzalo.

Desakan DPRD 

Bersangkutan dengan pernyataan tanggal darurat, Komisi ll DPRD Nagekeo mendesak pemerintah segera mencairkan dana Biaya Tak Terduga (BTT) sebagai upaya pemulihan serta bantuan bagi korban bencana banjir bandang di Kecamatan Mauponggo. Hal ini sebagaimana upaya penanganan darurat dalam rangka membantu masyarakat terdampak yang saat ini kehilangan anggota keluarga, rumah, ternak dan fasilitas lainnya.