TTS,Flobamora-News.Com || Senin (23/02/2026) – Program pengadaan ayam petelur oleh BUMDes Desa Taebesa, Kecamatan Amanuban Tengah, yang direncanakan Tahun Anggaran 2025 kini menjadi sorotan. Meskipun kandang sudah siap dan dana sekitar Rp150 juta telah ditransfer penuh ke rekening BUMDes, pengadaan kurang lebih 280 ekor ayam petelur hingga saat ini belum terealisasi.
Penjabat Kepala Desa Taebesa, Gusti Toh A.Md.T, saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, mengakui bahwa proses pengadaan terhenti akibat keterbatasan stok ayam siap produksi, bahkan di wilayah Kupang.
“Untuk kondisi sekarang, stok ayam yang siap untuk produksi sampai di Kupang belum ada, itu anggaran tahun 2025,” jelas Gusti.
Ia menjelaskan bahwa total modal yang disiapkan mencapai sekitar Rp150 juta dengan target pengadaan 280 ekor lebih ayam petelur. Namun, Gusti tidak dapat memberikan kepastian waktu realisasi.
“Jadi untuk kepastian kita belum memastikan karena stok untuk sementara tidak ada, masih tergantung ayam ada atau tidak. Beta belum bisa kasih kepastian bilang besok, karena kalau besok belum ada nanti sama saja Beta bohong,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












