Meski kecewa ruang bicara dibatasi, Lukas Mbulang tampaknya tidak ngotot-ngotot amat untuk meminta klarifikasi. Di saat Lukas sedang bicara malah disela oleh anggota DPRD Fraksi PDI P Marselinus F. Ajo Bupu dan anggota DPRD Fraksi PAN Adimat Mane Tima.
Hemat Lukas, ucapan Bupati itu sejatinya dipertanggungjawabkan di ruang sidang paripurna yang penuh wibawa dan dihadapan banyak pihak agar persoalan tersebut tidak berbuntut panjang dan menimbulkan polemik yang dapat mengganggu kinerja pemerintah daerah dan merusak hubungan dengan DPRD yang berdampak merugikan masyarakat Nagekeo.
“Mumpung ada waktu, ada Bupati dan Wakil Bupati, ada Forkompinda, semua pihak Hadir. ini merupakan ruang kita dan momen yang baik untuk kita luruskan dan selesaikan persoalan tersebut. Tapi anehnya, belum apa-apa sudah ada yang hadang saya” beber Lukas usai sidang.
Sebelumnya, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dalam misa perutusan mengisahkan tahapan proses loby politik dengan Partai Perindo merebut tiket Pilkada Nagekeo 2024. Dikisahkan Simplisius, meski semua berkas admistrasi sudah diurus tuntas bersama DPP Perindo akan tetapi, Partai besutan Harry Tanoesoedibjo itu malah memilih orang lain.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












