Meskipun Fasilitas Terbatas, SMA Kristen Kesetnana  Laksanakan Program “One School One Product” sebagai Wujud Inovasi

Avatar photo
lv 0 20260309120726

 

Menurut Olpi, pengembangan akan difokuskan pada ekstrakurikuler secara bertahap, dengan menjaga komunikasi berkelanjutan dengan yayasan pendukung. “Di kelas, siswa mengikuti mata pelajaran sesuai kurikulum yang berlaku, namun untuk ekskul kami fokus pada pengembangan keterampilan praktis. Namun poin penting yang harus diperhatikan adalah kekurangan fasilitas bangunan – jika jumlah siswa SMP dan SMA terus meningkat, kami tidak memiliki tempat untuk menampung mereka,” pungkasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

 

Akhirnya, Olpi menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Agape Soe atas dukungannya dan berharap para pemimpin dapat memperhatikan kebutuhan sekolah agar pendidikan berkualitas dapat terus diberikan ke masa depan.