2. Praktek pajak gandum yang memperkaya para penguasa yang mana rakyat diwajibkan membayarnya (ay 11)
3. Praktek menerima uang suap dan penelantaran orang-orang miskin (ay 12)
PTerhadap semuan ini nabi Amos memperingatkan bahwa ganjaran Allah akan terjadi atas mereka bahwa semua perbuatan mereka yang jahat itu akan berbalik menimpa mereka,bahwa:
1. Sekalipun mereka mendirikan rumah dari batu pahat namun mereka tidak akan mendiaminya (ay 11)
2. Sekalipun mereka telah membuat kebun anggur, mereka tidak akan meminum hasilnya (ay 11)
Artinya kekayaan yang mereka kumpulkan dari hasil pemerasan dan ketidak adilan tidak akan pernah mereka nikmati bersama keturunannya, justru Allah akan memberi ganjaran atas perbuatannya (ay 8-9).
Dari firman Tuhan ini dapat kita renungkan bahwa: orang yang menindas sesamanya hidupnya tidak akan pernah kokoh di atas muka bumi ini dan orang yang hidup dari uang suap tidak akan pernah diberkati. Sehingga pesan firman Tuhan bagi kita adalah:
1. Jangan menyalah gunakan kekuasaan, jabatan atau kepercayaan apapun untuk memperkaya diri sendiri dan menindas orang lain. Hiduplah sebagai umat Allah yang mempraktekkan keadilan dan yang memperkatakan kebenaran.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










