Oknum Caleg PDIP di Malaka Diduga Paksa KPPS Buka Kotak Suara Partai Golkar

Avatar photo
20190420 152325

Mendapat jawaban itu,  caleg itu marah-marah dengan nada keras dan membentak para petugas KPPS. Dia bahkan mengancam para anggota KPPS untuk menendang hancur semua kotak suara.

Ketua KPUD Kabupaten Malaka Makarius Nahak Berek,  Jumat (19/04/2019) siang, membenarkan kejadian itu. “Kita sudah terima laporannya dari Badarai”,  ungkapnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dia menambahkan,  informasi yang diperoleh dari desa itu sudah disampaikan secara lisan pula kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Wewiku Iptu Manuel Mau Siri yang dikonfirmasi di kantornya,  Sabtu (20/04/19), mengatakan, pihaknya mendapat informasi lisan melalui telepon sekitar pukul 09.15 wita dari staf KPU Kabupaten Malaka kalau ada keributan di TPS No 6 yang berlokasi di SMP Badarai.

“Setelah mendapat informasi itu,  kami langsung ke lokasi”, tandas Kapolsek Manuel.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kapolsek Manuel mendapat penjelasan dari PPK  bahwa yang membuat keriburan adalah seorang caleg Dapil Malaka II atas nama IBF.

Mengutip penjelasan anggota PPK Wewiku, Kapolsek Manuel menjelaskan,  caleg dimaksud memaksa KPPS untuk membuka kotak Partai Golkar. Tetapi, keinginan IBF dicegah langsung anggota KPPS dan PPK pada saat itu. Keinginannya tidak tercapai, caleg tersebut bersama istrinya langsung meninggalkan TPS tersebut.