Di hadapan tamu undangan, mantan Hakim 37 tahun itu mengungkapkan testimoni refleksi imannya akan Kebangkitan Yesus Kristus pada momentum Paskah terutama saat Yesus wafat di kayu Salib yang meliputi Tabir Bait Suci Terbelah, Gempa Bumi, Bukit-Bukit Batu terbelah hingga kegelapan adalah sebuah peristiwa iman.
Rangkaian kejadian itu kata Bupati Simplisius menunjukan kebesaran dan kemuliaan Yesus sebagai Allah yang puncaknya terjadi pada hari Kebangkitan Yesus yaitu pada hari Paskah. “Karena itu kita rayakan Hari Raya Paskah ini walupun dengan acara Open House yang sederhana ini,” ucap Politisi PDI P itu.
Menurutnya sejalan dengan tema Paskah “Damai Sejahtera di Tengah Keluarga” hendaknya Paskah dimaknai bukan hanya tentang Kebangkitan Yesus Kristus tetapi perlu dimaknai juga kehadiran dan Kuasa Tuhan dalam kehidupan terutama dalam keluarga. “Keluarga adalah tempat kita mengalami kasih Tuhan, membangun kebersamaan dan menguatkan satu sama lain dalam menghadapi berbagai tantangan hidup” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












