“Kalau pemerintah tidak ambil tindakan, kami akan turun temui Bupati dan Wakil Bupati untuk mendesak agar CV Gasindo bertanggung jawab. Bahkan kami siap melaporkan persoalan ini ke Aparat Penegak Hukum (APH) agar pihak kontraktor dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban,” lanjut warga.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten TTS segera turun tangan untuk mengevaluasi proyek tersebut serta memastikan pembangunan ruang belajar PAUD TK Negeri Kolbano dapat segera diselesaikan demi kepentingan pendidikan anak-anak di daerah itu.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Gasindo belum berhasil dikonfirmasi. Awak media masih terus berupaya menghubungi pemilik maupun pihak terkait guna memperoleh klarifikasi dan tanggapan resmi terkait keterlambatan penyelesaian proyek tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












