Pemotongan Dana Desa Tahun 2026 Dampak Program Pembangunan, Desa Fahiluka Siap Tinjau Ulang Prioritas

Avatar photo
IMG20260113120951

 

Menurutnya, penyusunan ulang prioritas tidak dapat dilakukan sembarangan, melainkan harus sesuai dengan peraturan dan regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, pihak desa akan segera melakukan konsultasi dengan Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Malaka, serta para pendamping desa, untuk memahami aturan baru terkait penggunaan anggaran yang kini sangat terbatas.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

 

“Penggunaan anggaran tidak boleh keluar dari koridor regulasi. Yang menjadi kekhawatiran kami adalah keterbatasan anggaran yang begitu signifikan, sementara ada banyak program yang harus tetap dieksekusi,” tambahnya.

 

Di Desa Fahiluka yang memiliki sekitar 800 Kepala Keluarga (KK), terdapat berbagai kegiatan dan beban yang harus dibiayai, antara lain:

 

– Lima orang tenaga kesehatan yang bertugas di desa

– Lebih dari 40 penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT)

– Kegiatan yang melibatkan kader dan tutor

– Berbagai program lain yang berasal dari pusat dan wajib dieksekusi

 

Kepala Desa menjelaskan bahwa pada prinsipnya, pihak desa akan melakukan koordinasi mendalam dengan seluruh dinas teknis terkait. Tujuannya adalah untuk menyelaraskan arah program dengan petunjuk teknis yang berlaku, terutama mengingat terdapat delapan bidang pembangunan dari pusat yang harus diperhatikan dalam penggunaan anggaran yang telah terpotong.