Daerah  

Penambahan Fasilitas WTP Solusi Atasi Masalah Air Bersih di Mbay

Avatar photo
1742820710120
Direktur BLUD SPAM Kabupaten Nagekeo Egidius P. Djago Ghela saat mendampingi Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada melninjau fasilitas WTP di Nggolombay, Photo dok: Flobamora News

Bak penampung hanya memiliki volume 50 kubik, sementara kapasitas debit air hasil olahan lebih dari itu, sehingga air hasil olahan yang sedianya ditampung di bak sebelum dipompa menuju bak Reservoar besar yang ada di bukit Malasera banyak yang terbuang percuma.

“Kapasitas bak penampung hanya 50 kubik, sedangkan di saat WTP produksi air banyak yang terbuang, karena bak tidak dapat menampung, hasil pengolahan. Solusinya bangun tambah bak 100 kubik, sehingga bisa menampung lebih banyak air” jelas Deny.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Air hasil olahan WTP setelah tertampung di bak penampung akan dipompa menuju bak Reservoar di Malasera sebelum didistribusikan ke rumah-rumah warga. Selama ini, air dari bak Reservoar dialirkan menghilangkan sistem gravitasi mengandalkan posisi bak yang berada di ketinggian.

Selain penambah fasilitas WTP, mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo ini juga menyarankan agar penyaluran ke rumah warga juga harus bisa disiasati menggunakan sistem pompa dorong sehingga debitnya lebih besar.