Replika Dana Desa dan Kerja Kolaboratif
Dalam implementasi pembelajaran modul Mapan, Plan Indonesia juga membangun kolaborasi dan kerjasama lintas sektor terutama dengan Pemerintah Desa. Melalui alokasi anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) diharapkan pemerintah desa bisa mereplikasi kegiatan tersebut. Sejauh ini, dari 97 Desa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nagekeo sudah beberapa desa yang mereplikasi program ini. Salah satunya Desa Tengatiba, Kecamatan Aesesa Selatan yang sudah mengalokasikan Dana Desa guna mendukung program tersebut.
“Untuk Desa Tengatiba kami pada tahun 2022 dan 2023 anggarkan Rp. 15 juta untuk mendukung program ini melalui bidang empat yaitu bidang pemberdayaan” jelas Servasius Ame, Kepala Desa Tengatiba.
Menurut Servasius, pemerintah desa Tengatiba senantiasa mendukung dan mengapresiasi kehadiran Plan Indonesia. Anggaran yang dialokasikan tersebut kata, Servasius digunakan untuk membiayai akomodasi ketika melaksanakan kegiatan sosialisasi diskusi sesi Mapan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
