Usai kegiatan cerdas cermat para peserta Youth Camp mengikuti rangkaian kegiatan lain yaitu pertandingan sepakbola wanita dan bola voli putra. “Habis cerdas cermat nanti lanjut main bola kaki, saya juga main bola kaki, kan kesetaraan gender, anak perempuan juga bisa main bola kaki” kata Icha.
Remaja yang bercita-cita ingin jadi guru ini menyampaikan terimakasih kepada Plan Indonesia yang telah mengajarkan anak-anak akan hal-hal positif demi masa depan mereka yang lebih baik. Hal baik yang dia dapatkan selama mengikuti Mapan akan menjadi pegangan dan pedoman hidupnya di masa depan. “Terimakasih untuk hari ini, terimakasih atas bimbingan arahan ibu pembimbing selama ini” ungkap Dia.
Rangkul Anak Putus Sekolah dan Difabel
Mengenakan baju Kodo bermotif khas Nagekeo Tari naik ke mimbar menyapa seluruh peserta wisuda dan hadirin seisi aula. Remaja 14 tahun ini begitu lantang dan fasih mengucapkan kata demi kata memandu jalan-nya seremonial wisuda. Intonasi putri kedua dari empat bersaudara ini selayaknya pembawa acara profesional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
