Nagekeo, Flobamoranews.com— Kisruh dualisme kepengurusan Persena Nagekeo menjadi diskusi hangat di kalangan pencinta sepakbola Nagekeo. Sejak awal sengkarut ini mencuat diskusi hangat selalu menghiasi kanal media sosial seperti grup WhatsApp dan Facebook.
Meski sampai saat ini belum menemui titik temu, Asprov PSSI menyarankan agar kedua kubu segera duduk berdiskusi mencari solusi demi kemajuan sepakbola Nagekeo ke depan. Jangka pendeknya adalah agar Persena bisa ikut Soeratin Cup Bajawa tanpa ada polemik dualisme.
Tak ingin kisruh ini berlarut-larut, anggota komite eksekutif (Exco) Askab PSSI Nagekeo Anton Moti menyarankan agar Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nagekeo segera mengambil langkah tegas memanggil kedua kubu yang bersengketa untuk dimediasi.
“Dinas harus segera ambil sikap, panggil keduanya untuk mediasi sehingga ada titik temunya” ungkap Anton Moti per telepon Minggu 8 Oktober 2023 siang.
Anton menjelaskan, Askab PSSI adalah organisasi independen yang menaungi sepakbola, akan tetapi bawah kendali pemerintahan daerah (Pemda) dalam hal ini Dinas Pora, sehingga Dinas berkewajiban untuk memanggil kedua kubu ini. “Saya berharap Dinas jangan sampai cenderung berada di salah satu kubu” tegas Anton Moti.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












