Opini  

POLICY BRIEF Menghadapi Efisiensi Anggaran Pusat: Strategi Kemandirian Fiskal Pemda Tanpa Terjebak Survival Mode

Reporter : Nyong R Editor: Redaksi
IMG 20251020 WA0014

Selanjutnya, dalam 60–90 hari, daerah mulai masuk ke tahap aktivasi model bisnis daerah dengan mengubah pendekatan belanja menjadi investasi fiskal yang produktif. Pada fase ini juga dilakukan desain ulang parsial terhadap APBD agar lebih adaptif dan responsif terhadap potensi pendapatan baru. Output tahap ini adalah proposal APBD adaptif lengkap dengan model revenue baru yang siap dinegosiasikan secara politik dan dijalankan secara teknokratis.

PENEGASAN AKHIR – MEMBANGUN FISCAL INTELLIGENCE LEADERSHIP

Memasuki era fiskal baru, kecerdasan fiskal (fiscal intelligence) menjadi kualitas kepemimpinan yang membedakan daerah biasa dan daerah yang melompat maju. Kepatuhan administrasi saja tidak cukup. Pemda harus naik kelas: dari sekadar mengelola anggaran menjadi arsitek ekosistem ekonomi lokal yang mampu menciptakan arus nilai dan mengkonversinya menjadi pendapatan daerah.

Pesannya sederhana tapi tegas:
“Jangan terjebak dalam akuntansi pasif. Masuklah ke logika ekonomi aktif.”
Artinya, jangan hanya mencatat uang yang masuk dan keluarb akan tetapi rancang pergerakan ekonomi yang membuat uang terus bergerak dan mengalir balik ke kas daerah secara sah dan produktif.



Exit mobile version