Opini  

POLICY BRIEF Menghadapi Efisiensi Anggaran Pusat: Strategi Kemandirian Fiskal Pemda Tanpa Terjebak Survival Mode

Reporter : Nyong R Editor: Redaksi
IMG 20251020 WA0014

Langkah ketiga adalah mempercepat Investasi Daerah Non-Budgeter (Non-Budgeter Investment Model). Pemda tidak boleh menunggu siklus APBD setiap kali melihat peluang ekonomi. Solusi konkretnya adalah membangun Project Bank, yakni daftar proyek lengkap dengan dokumen legal, lokasi, skema bisnis, dan proyeksi arus kas, yang siap ditawarkan melalui skema KPBU mikro dan revenue sharing. Dengan demikian, Pemda dapat menghadirkan pasar atau infrastruktur layanan publik tanpa membebani belanja anggaran, tetapi tetap memperoleh bagi hasil resmi yang masuk sebagai PAD.

Selanjutnya, Pemda perlu melakukan evolusi BLUD dari sekadar unit pelayanan menjadi mesin arus kas publik. BLUD generasi baru harus berorientasi pada penciptaan nilai ekonomi melalui model Value for Money + Value Creation. Contohnya, BLUD rumah sakit dapat membuka layanan telemedisin berbayar melalui kemitraan dengan startup lokal, sementara BLUD pasar dapat melakukan digitalisasi penuh atas sewa kios, retribusi, dan parkir sehingga pungutan informal hilang dan seluruh arus kas masuk sebagai pendapatan legal daerah.



Exit mobile version