Menjaga Inflasi, Menjaga Kepercayaan
Kekuatan daya beli tidak bisa dilepaskan dari kepercayaan masyarakat terhadap stabilitas harga dan nilai uang. Bila masyarakat khawatir harga akan terus naik, maka kecenderungan menabung meningkat dan konsumsi tertahan. Karena itu, manajemen ekspektasi inflasi menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pompa daya beli.
Bank Indonesia dan pemerintah daerah perlu memperkuat sinergi dalam menjaga suplai pangan, menekan biaya logistik, dan memastikan keterjangkauan harga energi. Data BI 2025 menunjukkan bahwa 40 persen sumber inflasi berasal dari gangguan pasokan, bukan permintaan. Artinya, stabilitas harga adalah soal efisiensi distribusi, bukan semata kendali moneter.
Dengan demikian, kebijakan pompa daya beli tidak boleh dilihat sebagai ancaman terhadap inflasi, melainkan sebagai upaya menyeimbangkan kembali permintaan dan penawaran dalam perekonomian nasional.
Refleksi Akademik: Ekonomi untuk Rakyat, Bukan Statistik
Dalam perspektif akademik, pompa daya beli adalah intervensi fiskal berorientasi kesejahteraan (welfare-oriented fiscal policy), yakni kebijakan yang menempatkan kesejahteraan rakyat di atas indikator makro nominal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












