PT BUS Cabang Ngada Kirim 17 CPMI ke Malaysia Melalui Jalur Resmi 

Avatar photo
IMG 20240805 WA0089
CPMI yang siap diberangkatkan ke Malaysia, Photo dok: Flobamoranews

Pelatihan yang diberikan kepada para calon tenaga kerja ini seputaran pekerjaan asisten rumah tangga seperti menyapu, membersihkan rumah, menjaga bayi dan balita serta mengurus lansia. Selain rutinitas tersebut, CPMI juga dibekali pengetahuan bahasa Melayu, minimal mampu berkomunikasi dengan majikan.

“Kita mau kirim tenaga kerja yang benar-benar mampu sesuai dengan bidang keahliannya serta yang benar-benar sehat” tegasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Yulita Hoi (21) salah satu peserta mengaku bahwa tujuannya untuk berangkat bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia hanya karena didorong oleh tuntutan ekonomi keluarga. Ibu satu anak asal Kurubhoko, Kecamatan So’a ini mengaku bahwa dirinya sudah mendapatkan restu dari suami, orang tua bahkan mengetahui Kepala Desa dan Kepala Dinas Transnaker Kabupaten Ngada.

“Saya kemarin itu dapat informasi kalau PT BUS ini ada rekrut tenaga kerja ke Malaysia saya tanya informasi kemudian daftar lewat Pendamping Lapangan. Saya tertarik karena memang gajinya besar dan kita tidak mengeluarkan biaya untuk proses keberangkatan” ungkap Yulita.