Dalam pembahasan yang berlangsung secara interaktif dan konstruktif, para peserta mengevaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya sekaligus memetakan strategi peningkatan pendapatan tahun 2026. Beberapa fokus utama yang dibahas meliputi penguatan koordinasi antarinstansi dalam Tim Pembina Samsat, peningkatan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, penertiban kendaraan yang belum melakukan daftar ulang, serta pemanfaatan inovasi layanan untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.
Sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat yang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan Jasa Raharja, PT Jasa Raharja memiliki peran penting dalam pengelolaan SWDKLLJ yang terintegrasi dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Samsat. SWDKLLJ merupakan bentuk perlindungan dasar bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan, baik pengendara maupun penumpang angkutan umum.
Kepala Unit Operasional dan Humas PT Jasa Raharja Kanwil NTT, Hendri Jashar, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa sinergi yang kuat antar anggota Tim Pembina Samsat sangat menentukan keberhasilan optimalisasi pendapatan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












