Nagekeo, FlobamoraNews.com- Program Indonesia Terang ternyata belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia terutama masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok.
Di Kabupaten Nagekeo, NTT, misalnya sampai saat ini masih ada warga yang sama sekali belum menikmati layanan listrik dari PLN dalam kehidupan sehari-hari baik untuk penerangan maupun kebutuhan lainnya.
Ada sejumlah wilayah di Kabupaten Nagekeo yang sampai saat ini masih mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau bahkan lampu pelita maupun lilin untuk penerangan dalam rumah di malam hari. Seperti yang dirasakan ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Persiapan Natarae, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo yang hingga saat ini sama sekali belum menikmati layanan listrik meski Indonesia sudah merdeka 79 tahun lalu.
“Di sana (Desa persiapan Natarae read-) belum ada listrik, selama ini pakai pakai lampu pelita, ada sebagian masyarakat yang pakai jaringan PLTS 40 unit, tapi sudah mulai rusak-rusak” ungkap Kepala Dusun 4 Desa Rendu Teno Bertolomeus Wio Arpi, kepada FlobamoraNews saat pelantikan Kepala Desa PAW Rendu Teno, Senin 17 Maret 2025.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












