Desa persiapan Natarae saat ini masuk dalam administrasi desa Rendu Teno. Desa persiapan Natarae dihuni oleh masyarakat tiga anak kampung yaitu Kampun Bale, Woloboa dan Kampung Natakupe. Tiga anak kampung ini terpisah oleh sungai Aesesa yang sampai hari ini juga belum ada akses jembatan.
“Kami di sana jumlah Kepala Keluarganya ada 165 KK, secara keseluruhan ada 820 jiwa” terang Bertilomeeus.
Warga mengaku saat ini mereka sangat membutuhkan layanan listrik. Selama ini permintaan akan jaringan listrik selalu menjadi prioritas utama masyarakat dusun setempat baik itu disampaikan melalui penggalian gagasan, Musdus, Musrembangdes, Musrenbangcam maupun proposal. Akan tetap hingga hari ini hasilnya nihil.
“Jadi Desa Persiapan Natarae ini terpisah olah kali yang belum ada jembatan tapi sangat menguntungkan untuk tiang dan kabel PLN tarik ke sana, panjang kalinya hanya kurang lebih 150 meter” jelas Bertolomeus.
Selain untuk kebutuhan penerangan rumah warga, kebutuhan listrik di desa persiapan Natarae juga dimanfaatkan untuk fasilitas umum seperti Pustu dan Sekolah Dasar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












