KUPANG, Flobamora-News.com – Polemik Rapat Umum Pemegang Saham Luar biasa (RUPS-LB) PT. Flobamora sudah tiga (3) kali gagal dilaksanakan yang seharusnya akan digelar
pertama pada 21 Juni 2024 lalu ditunda yang ke 27 Juni 2024. Pada waktu itu ditunda, kemudian disepakati bersama pada 12 Juli 2024, dan Pemprov NTT memajukan pada 5 Juli 2024 secara mendadak.
Hal ini mendapat Kritik dari Komisaris Utama PT Flobamor. Dr. Samuel Haning, menilai Sikap Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake tidak sesuai dengan Prosedur perundang-undangan. Demikian disampaikan Kepada media ini di Kupang, Jumat (5/7).
” Sesuai kesepakatan RUPSLB awalnya akan dilaksanakan 12 Juli 2024 tetapi mejelang malam posisi saya di Jakarta secara mendadak saya di telpon RUPSLB berubah secara mendesak di tanggal 5 Juli 2024. “Jelas Haning.
Ia mempertanyakan alasan Pemegang saham penggendali dalam hal ini Penjabat Gubernur NTT tidak sesuai kesepakatan yang telah disepakati bersama antara Asisten III sebagai perwakilan penjabat Gubernur NTT dan PT Flobamor.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Rekomendasi untuk kamu

Jakarta, Flobamora-news.com – 18 April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia…

SOE–flobamora-news.com , Seorang lanjut usia (lansia) berinisial YB (65 tahun) ditemukan meninggal dunia di sebuah…

Padang, Flobamora-news.com – 7 April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan…

Jakarta, Flobamora-news.com — Jasa Raharja mencatat adanya penurunan jumlahkecelakaan dan fatalitas korban selama periode arus…








