Laporan keuangan tahun buku 2022 meninjukan, STL didera defisit sebesar Rp 2 miliar dan pada lima bulan pertama 2023 defisit sebesar 1,5 miliar. Secara kumulatif, defisit yang dialami STL mencapai Rp 3,5 miliar. Pusat SVD di Roma tidak mampu mengabulkan seluruh permintaan biaya pendidikan yang diajukan manajemen STL.
Ke depan, tantangan besar STL adalah upaya mendapatkan dana untuk membiayai pendidikan calon imam. Kiranya tantangan STL menjadi tantangan umat Katolik Indonesia. Ketika benih calon imam di Eropa dan Amerika Latin turun tajam, bahkan nyaris berada di titik nol, calon imam di Indonesia justru bertumbuh subur. Saat ini, 339 frater SVD sedang dalam masa belajar dibantu oleh 53 imam SVD.
Selain frater dari Orde SVD, STL juga mendidik calon imam diosesan dan calon imam dari ordo lain. Untuk memberikan dampak lebih besar kepada masyarakat, STL juga membuka pendidikan non-imam. Ada pendidikan guru agama Katolik dan pendidikan kewirausahaan.
Imam SVD di Indonesia saat ini sekitar 25% dari total imam SVD dunia. “Ada kebanggaan kita karena superior genderal atau pemimpin tertinggi SVD sedunia adalah Pater Paul Budi Kleden SVD, putra Flores dan alumnus STL. Ia terpilih menjadi superior general SVD sedunia pada 4 Juni 2018.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










