Sempat Ditahan Observasi 24 Jam, Pasien Asal Tetaf Akhirnya Meninggal Dunia

Avatar photo
IMG 20260523 WA0012

 

Menurut keterangan keluarga, awalnya korban mengeluhkan sakit perut disertai kembung dan diare. Karena kondisi terus memburuk, keluarga memutuskan membawa korban ke Puskesmas Tetaf untuk mendapat perawatan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

 

Namun setibanya di puskesmas, keluarga mengaku pasien tidak segera mendapatkan tindakan medis memadai karena dokter tidak berada di tempat. Keluarga kemudian meminta agar pasien segera dirujuk ke RSUD SoE, tetapi pihak puskesmas meminta pasien tetap menjalani observasi selama 24 jam.

 

Pada keesokan harinya, setelah keluarga kembali mendesak, pihak Puskesmas Tetaf akhirnya mengeluarkan surat rujukan dan pasien dibawa ke RSUD SoE pada 6 Mei 2026.

 

Sejumlah saksi menyebutkan bahwa saat itu korban dirujuk bersama seorang pasien ibu hamil asal Desa Enoneontes menggunakan satu unit ambulans milik Puskesmas Tetaf.

 

Keluarga korban menuturkan, setibanya di RSUD SoE kondisi Yahya Kause sudah sangat kritis sehingga pihak rumah sakit memutuskan merujuknya ke Kupang untuk penanganan lebih lanjut.