Daerah  

Soal Alokasi Bantuan RTLH, DPRD Nagekeo dan TAPD Jangan Plin-Plan

IMG 20230707 095538
Carles Jupa:, photo IST,

“Kemudian dalam proses penginputan di SIPD itu tentu saja dilakukan oleh tenaga ahli dan ASN yang memiliki SDM mumpuni, lalu muncul argumentasi ada kesalahan di SIPD, pertanyaan kita siapa salah?” tambahnya.

Carles juga mengkritisi, sikap TAPD dan lembaga Dewan yang hari ini mempersoalkan apa yang sebenarnya sudah disepakati bersama dalam asistensi ke Kupang belum lama ini. Sebab, dalam melakukan asistensi, TAPD dan Pemerintah tidak mengeluarkan biaya dari kantong pribadi. “Pergi konsultasi ke Kupang itu juga menghabiskan anggaran negara, lalu pada akhirnya berproses lagi. Ini sebagai masyarakat kita mau percaya yang mana, sebagai orang muda kita cukup sesalkan, TAPD dan DPRD tidak konsisten, terkesan plin-plan” tegas Carles.

Kemudian, berkaitan dengan penentuan nama-nama yang oleh anggota DPRD menyatakan bahwa by name by adress, menurut Carles, pemerintah sejatinya memiliki parameter khusus apakah nama yang ditentukan sebagai calon penerima bantuan ini layak atau tidak, pemerintah punya kewenangan. “Jangan sampai hanya karena ego kedua lembaga ini, mengorbankan proses yang sudah berjalan” tandasnya.



Exit mobile version