6. Menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebanggaan sebagai anggota Polri dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kapolres juga mengakui bahwa keputusan PTDH membawa dampak berat, baik bagi anggota yang bersangkutan maupun keluarganya. Namun demikian, ia berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pelajaran bagi seluruh personel Polres TTS.
“Setiap tindakan memiliki konsekuensi. Jadikan peristiwa ini sebagai motivasi untuk menjadi anggota Polri yang lebih baik, lebih disiplin, dan lebih profesional,” harapnya.
Selain itu, Kapolres meminta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres TTS untuk meningkatkan pengawasan, pembinaan, serta pengendalian terhadap seluruh personel di lingkungan kerja masing-masing melalui pengawasan melekat secara optimal.
Pantauan media di halaman Mapolres TTS menunjukkan upacara PTDH dipimpin langsung oleh Kapolres TTS dan dihadiri Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, serta seluruh anggota Polres TTS. Proses PTDH dilakukan secara in absentia dengan pencoretan foto anggota yang bersangkutan, karena Brigpol Yasepus Benu tidak hadir dalam upacara tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












