SOE, Flobamora-News.com – Korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sangat tinggi, mencapai angka 60%. Perayaan Ke-41 Hari Anak Nasional tahun 2025, pemerintah meluncurkan aplikasi Sistem Pelaporan Tindak Kekerasan pada Perempuan dan Anak (SIPETIK PPA). Hal ini guna mempermudah pengawasan terhadap laporan kekerasan yang terus meningkat.
Dalam kegiatan ini Bupati TTS Eduard Markus Lioe berpesan dan mengingatkan kita semua akan tanggung jawab kolektif membangun daerah ini, bukan sekadar serimonial. Namun marilah kita telaah bersama tantangan yang menghadang dan bagaimana kita dapat bersinergi mengatasinya demi masa depan anak-anak yang lebih baik, lebih cerah dan lebih aman.
Hari Anak Nasional diperingati sebagai momen krusial untuk menggaungkan pentingnya pemenuhan hak-hak anak, mulai dari hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang. Selain itu, perayaan Hari Anak Nasional 2025 ini juga bisa jadi penegasan kembali terhadap komitmen bersama dalam memastikan perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












