Apresiasi Kader Posyandu Tangani Stunting: Bupati Don: Kita Tidak Kehilangan Orang Baik

Avatar photo
1702727298237
Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do saat menghadiri kegiatan Bank NTT peduli Stunting, Photo dok: Flobamora-news

Bupati berharap kepedulian terhadap persoalan stunting yang sudah dibuktikan kader Posyandu selama ini bisa ditularkan ke masyarakat umum, sebab upaya mengatasi stunting sejatinya pekerjaan bersama baik Pemerintah, swasta, BUMN, BUMN, semua stakeholder sampai ke masyarakat.

“Semoga kutub yang baik ini bisa secara perlahan mengajak makin banyak orang ikut berbagi karena kita dihadapkan dengan tantangan penyiapan SDM kita ke depan” harapnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Berhasil Turunkan Angka Stunting

Selama kepemimpinan Bupati Don Bosco, Pemda Nagekeo berhasil menurunkan stunting dari 21 persen tahun 2019 menjadi 6 persen di Tahun 2024. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, prevalensi stunting di Kabupaten Nagekeo tahun 2022 adalah 8,42 persen.

Bupati mengatakan pendekatan pertama yang dilakukan pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting yakni melakukan intervensi spesifik dengan memperhatikan asupan gizi pada anak stunting, dengan cara koordinasi hingga ke pemerintah desa agar menyiapkan makanan bernutrisi tinggi bagi anak stunting dan melakukan intervensi sensitif yaitu melihat kebersihannya atau sanitasi.

Bupati Don juga berharap para guru melakukan kerjasama dengan para bidan di Puskesmas maupun di Pusdus agar melaporkan peserta didik yang sudah mendapatkan menstruasi sehingga diperiksa tekanan darah setiap bulannya.