“Kami warga pendidikan merasa terpanggil untuk ikut mengambil bagian dalam upaya melestarikan budaya bangsa melalui hadirnya sebuah kurikulum muatan lokal seni budaya dan bahasa sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta peserta didik terhadap warisan leluhurnya”, ungkap Musa.
“Tim pengembang kurikulum muatan lokal telah merangkum sepuluh obyek pemajuan kebudayaan yang diamanatkan oleh undangan-undangan nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan yaitu Tradisi lisan, manuskrib, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat dan olahraga tradisional”, tegas Musa.
Lebih lanjut Musa Benu juga menyampaikan bahwa dilaunching hari ini, merupakan sebuah karya modumental yang diidam-idamkan oleh seluruh warga saat ini dan karya luar biasa ini dipersembahkan khusus kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati dalam program 100 hari kerja.
Salah satu indikator reformasi birokrasi didaerah adalah meningkatnya indeks pelayan publik yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun oleh setiap perangkat daerah yang menjalankan tugas pelayan publik kepada masyarakat termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












