Selain kualitas pekerjaan, warga juga mempertanyakan aspek transparansi pelaksanaan kegiatan.
Ia mengaku tidak melihat papan informasi kegiatan di lokasi pekerjaan sehingga masyarakat kesulitan mengetahui secara terbuka besaran anggaran, volume, spesifikasi teknis, maupun target pekerjaan.
“Dikerjakan tanpa papan proyek. Masyarakat tanya anggarannya berapa, mereka tidak mau tunjukkan,” katanya.
Warga tersebut juga menyoroti hasil akhir pembangunan bak air bersih yang menurutnya tidak mencapai lokasi atau batas sebagaimana informasi awal yang diterima masyarakat.
“Ini kondisi terakhir, tidak sampai ke pinggir kali seperti yang diberitahukan awal. Kami tanya, katanya sudah pas ukurannya. Karena tidak ada papan proyek, kami juga tidak tahu sebenarnya jaraknya berapa dan ukuran yang seharusnya seperti apa,” ujarnya.
Menurut warga, kondisi tersebut perlu diperiksa untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan, anggaran, volume, spesifikasi teknis, dan hasil pekerjaan di lapangan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












