TTS.NTT. Flobamora-News.Com || Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Timor Tengah Selatan, Musa Benu, dan Kepala Sekolah SD GMIT Kotolin, I D P Mamoh memilih untuk tidak memberikan komentar saat dikonfirmasi mengenai dugaan manipulasi data Dapodik siswa.Sabtu 15/11/2025.
Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh Tim media melalui pesan WhatsApp yang di kirim Berulang Ulang namun tidak mendapatkan respons. Pesan yang dikirimkan kepada kedua pejabat tersebut telah dibaca, namun tidak ada balasan hingga berita ini diterbitkan.
Sebelumnya, pada Kamis, 13 November 2025, dilaporkan bahwa dunia pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Selatan tercoreng oleh dugaan manipulasi data siswa di salah satu Sekolah Dasar (SD). Praktik ini diduga dilakukan untuk memperoleh Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang lebih besar. SD GMIT Kotolin, yang terletak di Kecamatan Kotolin, menjadi fokus utama dalam kasus ini.
Investigasi yang dilakukan oleh awak media menemukan ketidaksesuaian data yang signifikan. Berdasarkan penelusuran lapangan, jumlah siswa yang terdaftar di SD GMIT Kotolin hanya 36 orang. Namun, data yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk pengajuan Dana BOS mencapai 115 siswa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












