Program ini dilaksanakan karena mendapatkan penghargaan Collaboration for Community Impact Grant melalui Community Solutions Program, sebuah program dari Bureau of Educational and Cultural Affairs (ECA) Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan dilaksanakan oleh IREX. Dalam dialog publik tersebut setidaknya membahas kondisi Pendidikan di Nagekeo serta menganalisis kesiapan sekolah-sekolah di Nagekeo dalam integrasi digital dalam proses pendidikan.
“Kami ingin menganalisis dan mendiskusikan bersama tentang isu literasi digital karena
ini adalah isu penting dalam memajukan kualitas pendidikan anak-anak utamanya yang berada di rural area dan saya rasa ini adalah tanggung jawab semua pihak untuk memastikan kualitas itu berjalan. Penting rasanya untuk merefleksikan dimana posisi
dan kesiapan sekolah-sekolah di Nagekeo dalam menghadapi literasi digital,” ujar
Hironimus Gesu selaku Operational Lead ActSEA sekaligus fasilitator dalam kegiatan
Selain dialog publik, kegiatan ini juga akan diisi oleh kelas aspirasi anak-anak dimana mereka diminta untuk menyalurkan aspirasi mengenai standar dan mutu pendidikan yang mereka inginkan yang nantinya tertuang dalam karya imajinasi visual.
“Suara anak-anak adalah hal penting bagi kami. Kami ingin memberikan mereka ruang untuk menyalurkan aspirasi yang sesuai dengan usia mereka yaitu melalui media permainan seperti menggambar atau bercerita. Kami menyediakan satu ruangan khusus untuk anak-anak dalam mengeksplorasi ide dan analisis kritisnya tentang literasi digital.”tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












