Kegiatan tersebut nantinya akan berlangsung selama 3 hari dimana pada hari kedua (25 Juni 2024) akan dilaksanakan format kegiatan yang sama yakni dialog publik namun dengan substansi yang berbeda. Dalam sesi ini ActSEA sebagai penyelenggara
kegiatan akan mengundang para guru-guru dan komunitas penggerak literasi desa untuk bercerita mengenai pengalaman empirik dalam menjalani proses pendidikan sehari-hari.
“Mendengar cerita akar rumput adalah hal penting untuk membuat kita berefleksi tentang tantangan-tantangan maupun peluang yang dirasakan guru dan komunitas.” katanya.
Selain mengundang guru-guru dan komunitas literasi, dalam sesi tersebut juga akan menyediakan media aspirasi bagi tenaga pendidik untuk menyuarakan harapan mereka
tentang proses pendidikan yang terintegrasi digital.
Lebih jauh, kegiatan selanjutnya akan berlangsung pada Rabu, 26 Juni 2024 dimana pihak penyelenggara melaksanakan kegiatan yang lebih menghibur yang dikemas
dalam festival literasi desa. Kegiatan ini akan berlangsung dari pagi hingga malam hari dengan berbagai rangkaian kegiatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












