“Kita buatkan usulan berupa pengajuan surat ke Bulog, setelah Bulog menerima baru mereka salurkan kita tinggal menunggu di lokasi” katanya.
Pelaksanaan pasar murah di Maunori ini disambut antusias masyarakat. Warga yang mayoritas ibu-ibu, sudah memadati stand tempat penyaluran sedari pagi. Mereka antusias untuk mendapatkan beras dengan harga yang lebih murah. Meski jumlah pembelian dibatasi, namun selisih harga menjadi pertimbangan untuk rela mengantri.
Selain beras, Dinas Koperindag bersama Bulog juga menyalurkan beberapa jenis bahan pokok dengan harga yang relatif murah diantaranya gula pasir per kilogram Rp. 16. 500, Terigu Kita per kilogram 14.000 dan minyak goreng litezia ukuran 1 liter harga 19.000
Ia mengatakan pemerintah daerah terus bekerja sama dengan Perum Bulog Bajawa untuk membantu masyarakat melalui pasar murah di sejumlah titik. Sesuai jadwal operasi pasar ini akan berlanjut sampai tanggal 2 Maret 2023 di setiap pasar yang sudah ditentukan oleh Dinas Koperindag.
“Hari Senin kami rencananya di Pasar Wolowae” pungkasnya. (Sevrin)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










