Opini  

Efisiensi TKD 2026: Saatnya Daerah Berhenti Bergantung dan Mulai Kreatif Secara Fiskal

Reporter : Nyong R Editor: Redaksi
IMG 20250916 WA0015

5. Rekomendasi Konkret bagi Pemda

1. Susun Peta Fiskal Daerah sebagai Kompas Kebijakan.

Pemda perlu memiliki fiscal map yang komprehensif—memetakan seluruh aset produktif, utang jangka pendek maupun panjang, sumber PAD potensial, serta ruang efisiensi belanja. Banyak daerah tidak tahu berapa nilai riil asetnya karena data keuangan dan aset tidak terintegrasi.

Peta fiskal ini menjadi dasar rasional untuk menentukan strategi pembiayaan: proyek mana yang bisa dibiayai dari APBD, mana yang layak ditawarkan ke swasta, dan mana yang bisa dibiayai lewat blended finance. Tanpa peta fiskal, keputusan pembiayaan hanya akan bersifat reaktif, bukan strategis.

2. Bentuk Tim Inovasi Pembiayaan Daerah (Local Fiscal Innovation Taskforce).

Tim ini harus lintas sektor: akademisi (untuk desain kebijakan), swasta (untuk perspektif bisnis), lembaga keuangan lokal (untuk dukungan modal), dan birokrasi (untuk legitimasi administratif).

Tugasnya: merancang proyek-proyek daerah yang bankable dan menarik bagi investor, menyiapkan project preparation documents, serta menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat.



Exit mobile version