Ia juga mengusulkan pelibatan Dishub dalam kegiatan “Blue Night ” serta penertiban kendaraan pick-up yang parkir sembarangan di sekitar cabang Oesao.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib, terutama di titik-titik yang selama ini menjadi perhatian masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Penanggungjawab Jasa Raharja Kupang, Ignesius Stefanus turut menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya para wajib pajak Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) agar membayar pajak tepat waktu. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan kelancaran proses pemberian santunan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa kepatuhan membayar pajak bukan hanya soal kewajiban administrasi, tetapi juga bentuk perlindungan diri dan keluarga. Ketika pajak dibayar tepat waktu, hak atas santunan dapat segera diproses tanpa kendala,” ujarnya.
Forum ini menjadi bukti nyata komitmen lintas sektor dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di Kabupaten Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












