Gubernur NTT Mengajak Generasi Muda Cerdas Berteknologi

Avatar photo
20190512 015432

“Kita tidak akan kehilangan identitas dan jati diri kita sebagai warga negara Indonesia hanya dengan berbahasa Inggris sekali seminggu atau lebih. Kita juga tidak akan kehilangan bahasa dan budaya lokal jika kita dapat berbahasa Inggris secara lancar. Justru dengan bahasa Inggris, kita tunjukkan kepada dunia bahwa kita orang Indonesia, orang NTT dengan latar belakang budaya dan bahasa yang beragam. Kita bisa sesuaikan Bahasa Inggris dengan bahasa dan budaya kita, tanpa harus meniru penutur asli,” demikian tutup Santri.

Jumlah wisudawan ke-115 dalam sejarah berdirinya Undana adalah sebanyak 716 orang. Dalam pelaksanaannya, wisuda dilakukan dalam dua sesi atau dua hari, masing-masing dengan 358 wisudawan. Mereka terdiri dari 2 orang Doktor, 17 wisudawan Magister, 4 orang profesi dokter dan 693 orang Sarjana.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Konsulat Timor Leste, Kabag Diklat Sektretariat Jenderal KPU, Unsur Forkopimda Provinsi NTT, para orang tua wisudawan/ti, dosen dan civita akademi Undana, termasuk rekan-rekan media dan undangan lainnya. (Red. Biro Humas NTT)